Rabu, 04 Desember 2013

Pengembangan E-Learning Di FITK

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah merintis pengembangan E-Learning sejak tahun akademik 2011/2012. Bahkan pada tahun sebelumnya telah dimulai pelatihan-pelatihan pengembangan e-learning bagi para dosen seperti pelatihan pembuatan media presentasi power point, pembuatan blog pembelajaran. Pada tahun 2012 telah diadakan pelatihan pengembangan el-learning berbasis moodle. 
Tugas:
  1. Kemukakan bentuk-bentuk e-learning yang dikembangkan dosen di FITK berdasarkan pengalaman Anda mengikuti perkuliahan selama ini!
  2. Apa kendala-kendala yang ada dalam pengembangan dan pemanfaatan e-learning di FITK ini?
  3. Bagaimana solusi yang Anda tawarkan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut! 
Jawaban Anda silahkan diposkan pada forum komentar.

23 komentar:

Anonim mengatakan...

1. Berdasarkan pengalaman mengikuti perkuliahan selama ini, saya belum begitu banyak mendapati pengembangan e-learning yang dikembangkan oleh dosek FITK. Setiap dosen sudah memiliki ruang di e-learning FITK, namun kebanyakan masih kosong belum ada isinya. Hanya satu mata kuliah yang pernah saya ikuti yang didalamnya begitu masif mengembangkan e-learning, yaitu mata kuliah Pengembangan Media PAI yang diampu oleh Dr. Sukiman, M.Pd.
2. Kendala yang saya alami dalam pemanfaatan e-learning adalah keterbatasan koneksi. Terkadang jaringan wifi di kampus sangat "lemot", tapi tidak mengapalah, harus tetap disyukuri. Sementara itu jika mengandalkan modem pribadi, terkadang kehabisan kuota.
Sementara itu kendala dalam pengembangan e-learning adalah terletak pada kemauan dosen sendiri, karena sekian lama fasilitas e-learning itu ada tapi sampai sekarang masih banyak yang kosong.
3. Solusi yang saya tawarkan untuk kendala-kendala diatas adalah :
- Jaringan wifi dikampus hendaknya diperlu ditingkatkan.
- Adakan seminar tentang pentingnya pemanfaatan e-learning bagi mahasiswa dan dosen agar memiliki pemahaman, semangat dan keyakinan akan pentingnya pemanfaatan e-learning di abad digital ini.

Prastio/PAI/11410046 mengatakan...

1. Berdasarkan pengalaman mengikuti perkuliahan selama ini, saya belum begitu banyak mendapati pengembangan e-learning yang dikembangkan oleh dosek FITK. Setiap dosen sudah memiliki ruang di e-learning FITK, namun kebanyakan masih kosong belum ada isinya. Hanya satu mata kuliah yang pernah saya ikuti yang didalamnya begitu masif mengembangkan e-learning, yaitu mata kuliah Pengembangan Media PAI yang diampu oleh Dr. Sukiman, M.Pd.
2. Kendala yang saya alami dalam pemanfaatan e-learning adalah keterbatasan koneksi. Terkadang jaringan wifi di kampus sangat "lemot", tapi tidak mengapalah, harus tetap disyukuri. Sementara itu jika mengandalkan modem pribadi, terkadang kehabisan kuota.
Sementara itu kendala dalam pengembangan e-learning adalah terletak pada kemauan dosen sendiri, karena sekian lama fasilitas e-learning itu ada tapi sampai sekarang masih banyak yang kosong.
3. Solusi yang saya tawarkan untuk kendala-kendala diatas adalah :
- Jaringan wifi dikampus hendaknya diperlu ditingkatkan.
- Adakan seminar tentang pentingnya pemanfaatan e-learning bagi mahasiswa dan dosen agar memiliki pemahaman, semangat dan keyakinan akan pentingnya pemanfaatan e-learning di abad digital ini.

araphoto mengatakan...

ati puji rahayu/11410013
1. selama saya berada di fakultas tarbiyah, saya belum pernah menggunakan e-learning, kenal e-learning baru kemaren waktu mata kuliyah PMPAI, dulu pernah mendengar kalau pembelajaran di tarbiyah akan e-learningkan, tapi nyatanya belum ada informasi kelanjutan dari berita tersebut, khususnya di PAI,dan setahu saya baru jurusan PBA yang menggunakan e-learning.sebenarnya saya iri sama jurusan PBA yang sudah bisa belajar lewat E-learning. dan saya sangat tertarik dengan pembelajaran lewat e-learning, biar ada suasana baru, tidak hanya dikelas saja. saya berharap untuk kedepannya jurusan PAI bisa mengaktivkan pembelajaran lewat e-learning.
2.kirannya sama dengan komentator diatas, masalah jaringan wifi, bukan hanya lola (loding lama), yang lebih parah terkadang tidak bisa conek sama sekali, dan hal it benar-benar memberatkan dan menyulitkan sekali. saya juga mempunyai kendala lain, saya tinggal di pondok pesantren dimana mempunyai peraturan tidak boleh membuka laptop. jadinya saya tidak bisa membuka e-learning dimana aja. saya harus keluar pondok terlebih dahulu dan mencari tempat yang menyediakan wifi gratis,kebetulan juga saya belum mempunyai modem jadinya harus mencari tempat yang ada wifinya.
selain itu juga dari fakultas tarbiyah sendiri kurang mensosialisasikan masalah e-learning,jadi masih e-learning masih di anggap hal asing di kalangan fakultas tarbiyah khususnya PAI.
3. solusinya:
- quota wifi jangan di batasi hanya beberapa quota saja, agar mamhasisiwa bisa mengakses internet lebih mudah
-saya setuju dengan pendapat mas tio, adanya sosialisasi atau pengadaan seminar tentang e-learning bagi seluruh warga masyarakat tarbiyah.
-adanya dukungan dari para dosen, yaitu dengan mengisi berbagai materi di e-learning.

Siti Alfaizah mengatakan...

1. Berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan selama ini, e-learning belum menjadi media pembelajaran yang dikembangkan oleh dosen FITK, hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang belum tahu tentang media e-learning dan bagaimana penggunaannya. Tidak hanya itu, ruang e-learning yang disediakan juga tidak digunakan oleh dosen untuk diisi materi pembelajaran yang sekiranya dapat diakses oleh mahasiswa untuk penunjang kegiatan perkuliahan. Padahal, di jurusan PBA seperti yang diceritakan oleh teman saya, perkuliahan juga di bantu dengan media e-learning dan ketika UTS juga dilaksanakan dengan media e-learning. Tetapi, di jurusan PAI belum seperti itu,baru di mata kuliah Pengembangan Media PAI, yang diampu oleh Bapak Dr. Sukiman, M. Pd.,yaitu dibuktikan dengan mahasiswa dianjurkan untuk melihat materi di blog dan di slideshare, sehingga mahasiswa ada usaha untuk mencari tahu dan tidak hanya ngopi file dari laptop dosen.
2. Kendala yang dialami ketika mengakses e-learning yaitu lemahnya jaringan internet yang ada di kampus. Sedangkan kendala dalam pengembangannya yaitu banyaknya dosen yang monoton dalam pembelajaran, sehingga ruang e-laerning yang ada tidak diisi dan tidak dimanfaatkan dengan baik untuk membantu mahasiswa dalam belajar.
3. Solusi yang saya tawarkan yaitu, meningkatkan kualitas jaringan internet di kampus, mengadakan sosialisasi yang mendasar agar semua dosen dan mahasiswa tahu tentang pentingnya e-learning dan tahu cara menggunakannya, peran serta dosen untuk mengisi ruang e-learning yang telah disediakan dan mengajak mahasiswa untuk kuliah tidak hanya di kelas, tetapi dibantu dengan e-learning

Anonim mengatakan...

1. pengalaman yang saya dapatkan selama belajar di FITK, saya belum banyak mengetahui tetang E-learning,jika kita mengartikan e-learning sebagai pembelajaran yg menggunakan elektronik, maka yang paling banyak dilakukan oleh dosen hanya media power point saja
2. kendalanya adalah masih kurang penyediaan sarana untuk pembeljaran E-learning terutama jaringan internet
3. agar meningkatkan sarana dan jaringan internetnya

Anonim mengatakan...

1. pengalaman yang saya dapatkan selama belajar di FITK, saya belum banyak mengetahui tetang E-learning,jika kita mengartikan e-learning sebagai pembelajaran yg menggunakan elektronik, maka yang paling banyak dilakukan oleh dosen hanya media power point saja
2. kendalanya adalah masih kurang penyediaan sarana untuk pembeljaran E-learning terutama jaringan internet
3. agar meningkatkan sarana dan jaringan internetnya

candra purwanti mengatakan...

1. berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan, selama belajar di FITK saya belum banyak mendapat pengetahuan tentang e-learning,,karena dosen masih terpaku dengan pembelajaran konvensional. jika kita mengartikan E-learning sebagai pembelajaran yg menggunakan media elektronik, itu artinya dosen FITK sudah menerapkannya, hanya saja baru sebatas penggunaan Power point
2. kendala yang masih menjadi penghambat adalah terkait dengan penyediaan sarana komputer dan jaringan internet yang masih belum memadai.
3. agar meningkatkan sarana dan jaringan internet

Ummu Mawaddah mengatakan...

1. Berdasarkan pengalaman saya belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan selama ini, belum ada satu dosen pun yang menerapkan pembelajaran e-learning. pemahaman tentang e-learning pun masih sangat terbatas, bahkan pembahasan mengenai e-learning baru didapatkan kemarin pada saat kuliah pengembangan media yang diampu oleh bapak Sukiman, M. Pd. sejauh ini, saya baru sekadar mendengar dan melihat sekilas seperti apa bentuk pembelajaran e-learning tersebut di jurusan lain seperti PBA dan KI. untuk PAI, masih belum sama sekali. selain itu, tak ada dosen yang menyinggung masalah e-learning sehingga mahasiswa pun sepertinya santai-santai saja.
2. kendala: mahasiswa tarbiyah belum sepenuhnya memiliki laptop sendiri; jaringan wifi di kampus dibatasi penggunaannya; banyak mahasiswa yang belum paham betul terhadap e-learning, banyak dosen yang belum mencoba dan mungkin saja masih memiliki argumen bahwa tatap muka itu lebih penting
3. segera sosialisasikan pembelajaran e-learning; kondisikan mahasiswa pemilik laptop; saya menyarankan pembelajaran e-learning sebaiknya hanya sebagai penunjang, jadi tetap ada tatap muka, karena saya sendiri lebih suka belajar dengan tatap muka. trimzzz

rohanna desy mengatakan...

1. sebenarnya mengenai bentuk- bentuk e-learning yang sudah saya rasakan di FITK belum banyak. jika memang yang yang dimaksud dengan bentuk e- learning adalah power point dan blog (seperti yang dikemukakan di blog ini)ya saya sedikit mengetahui. di FITK ini dosen mungkin lebih sering menggunakan power point. tapi sebenarnya saya juga belum tahu kalau power point termasuk bentuk e- learning. mungkin karena tidak ada penjelasan dari dosen mengenai ini. untuk blog juga baru ada di kuliah PMPAI. jadi, kesimpulannya saya kurang bergitu paham mengenai bentuk- bentuk e-learning.
2.kendala- kendalanya: kebanyakan mahasiswa (khususnya PAI) belum mengetahui dan memahami tentang e-learning itu sendiri sehingga e-learning belum begitu dikenal. kendala lainnya, belum banyak dosen yang menggunakan e-learning, kendala yang utama adalah jaringan internet yang belum bisa cepat dan meluas,
3.solusi yang saya tawarkan:kalau memang fakultas serius untuk mengembangkan e-learning maka fakultas harus mengenalkan terlebih dahulu tentang e-learning baik kepada dosen maupun mahasiswa, dibuka kelas khusus untuk TIK yang bisa digunakan pembelajaran e-learning, jaringan internetnya diperbaiki
sekian dari saya, dan yang ponting juga pengenalan e-learning ini kalau bisa tidak hanya melalui kuliah PMPAI saja.
semoga bermanfaat dan terima kasih banyak

Hana Lutfi A. mengatakan...

1. Sampai saat ini, saya sendiri belum pernah selama proses pembelajaran menggunakan E-learning di PAI. materi tentang e-learning saya kenal hanya dari gembar-gembor mahasiswa lain jurusan yang sempat menggunakan pembelajaran model ini juga materi yang saya dapatkan dari mata kuliah Pengembangan Media PAI.tapi dalam praktiknya, saya masih belum memiliki gambaran yang jelas mengenai model pembelajaran menggunakan media E-learning.
2. E-learning sebenarnya bagus untuk mengantisipasi kosongnya kelas. saya sendiri pernah mengalami pembelajaran dimana dosen hanya masuk 4-5 kali dalam satu semester. Mungkin karena jadwal beliau yang padat tidak memungkinkan untuk mengajar, untuk itu, e-learning mungkin akan sangat membantu. tentu e-learning juga memiliki beberapa kendala. diantaranya kurangnya penilaian dosen terhadap sikap yang di tunjukkan mahasiswa. artinya hanya dari segi kognitif saja dosen menilai. selain itu, e-learning identik dengan koneksi internet, dan tentu membutuhkan perangkat komputer.Bagi mahasiswa yang belum memiliki komputer/laptop tentu akan mengalami kesulitan, karena membutuhkan biaya untuk "rent computer". selain itu koneksi internet di fakultas yang kurang memadai, juga minimnya perhatian dosen akan manfaat penggunaan e-learning.
3. solusi yang saya tawarkan adalah diantaranya berkoordinasi dengan PKSI untuk penggunaan e-learning ini. internet juga di perbaiki. juga memberikan pemahaman kepada para dosen akan pentingnya e-learning.
*HANA LUTFI ALIFAH (11410004)

Mucharor Chasan mengatakan...

1. Seliama mengikut kuliah di jurusan PAI, masih jarang sekali menemukan adanya pengembangan e-learning. salah satu buktinya adalah masih kosongnya laman- laman e-learning dosen yang telah tersedia sebagai upaya pengembangan e-learning di fakultas kita.meski ada beberapa dosen yang sudah.
2. a. masih minimnya sarana
b. masih menimnya pengaplikasian dalam pembelajaran sehari-hari
3. a. Tingkatkan mutu sarana yang menunjag e-learning di fakultas hususnya.
b. Realisasikan secara serempak rencana tentang penggunaan e-learning di fakultas kita.

Mucharor Chasan mengatakan...

muharor/11410140

Dewi Fajria mengatakan...

Fajria Dewi/ 11410010/ PAI
1. Selama saya belajar di FITK ini, e-learning yang ada belum memuat materi pembelajaran. Dosen lebih sering menggunakan pertemuan secara langsung (tatap muka) untuk menyampaikan materi disertai dengan power point yang dimana jarang ada dosen yang membahas atau setidaknya menyampaikan materi pembelajaran ada di web tertentu yang dimiliki oleh dosen. Sejauh ini yang saya dengar baru jurusan PBA yang aktif atau setidaknya sudah mempraktikkan menggunakan e-learning. Mengenal e-learning juga termasuk hal yang baru selama saya berada di FITK. Sejauh ini saya belum memahami betul bagaimana praktik konkrit penggunaan e-learning di jurusan PAI.
2. Kendala yang ada menurut saya ialah: belum semua mahasiswa memiliki laptop. selain itu wi-fi juga tidak jarang sangat "lola" sehingga menjadikan mahasiswa "yang beruntunglah" yang bisa mendapatkan sinyalnya. Atau jika tanpa wi-fi belum tentu juga semua mahasiswa memiliki modem yang akan membantu mangakses e-learning.
3.solusi yang saya tawarkan: jika memang FITK akan menggunakan e-learning sosialisasikan lebih awal agar mahasiswa FITK menyiapkan peralatan dan kebutuhan yang diperlukan dalam pembelajaran melalui e-learning. perbaiki juga koneksi wi-fi agar semua mahasiswa FITK bisa memaksimalkan koneksinya, setidaknya tidak lagi menggunakan jabatan "mahasiswa yang beruntung mendapatkan sinyal". Bisa juga bekerjasama dengan PKSI yang backroundnya memang mengurus masalah komunikasi dan informasi.
#terimakasih

dewi wahyuning astuti mengatakan...

1. selama saya belajar atau kuliah di UIN belum ada dosen yang menggunakan e - learning dalam pembelajaran, baru setelah saya mengikuti pembelajaran media PAI, saya bisa merasakan dan tahu bagaimana penggunaan e - learning dalam pembelajaran.
2. kendala
a. kurangnya sosialisasi dari dosen tentang bagaimana cara menggunakan atau penggunaan e learning tesebut.
b. fasilitas atau mungkin sarana prasarana yang belum mendukung bagi penggunaan e - learning dalam pembelajaran.
3. solusi yang ditawarkan
a. lebih meningkatkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk kebutuhan kampus,
b. sosialisasi penggunaan e - learning, karena mmungkin ada sebagaian yang belum mengetahui

Hidayah mengatakan...

Nella Hidayah/PAI/5B/11410224

1. Selama saya menuntut ilmu di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga ini sebagai mahasiswa angkatan 2011, yang mana telah difasilitasi dengan pembelajaran mandiri atau yang disebut dengan e-learning, namun saya belum sepenuhnya merasakan bagaimana pembelajaran e-learning tersebut. Padahal apabila dikelola dengan baik maka akan lebih mempermudah mahasiswa. Apabila saya lihat di Fakultas Saintek (pengalaman dari teman saya), dia memperoleh segala materi dari pemanfaatan e-learning yang sudah dikelola dengan baik dari Fakultas Saintek tersebut.
2. Menurut saya, kendala dalam pengembangan dan pemanfaatan e-learning di FITK ini tentunya perangkat yang digunakan untuk memanfaatkan E-learning ini tentunya komputer/laptop, yang mana akan memberikan kesulitan bagi mahasiswa yang belum memiliki laptop walaupun e-learning ini bisa dimanfaatkan dimana saja (warnet). Kemudian akses untuk memanfaatkan e-learning, dimana kita harus selalu mengakses e-learning tersebut untuk memanfaatkannya sehingga yang diperlukan adalah selalu koneksi dengan internet
3. Solusi yang saya tawarkan adalah:
- Ada sosialisasi e-learning ini untuk mahasiswa dan dosen, agar keduanya dapat mengelola e-learning dengan baik. Sehingga bisa tercapai pembelajaran Digital di kampus tercinta kita.

Nurul Hidayah mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nurul Hidayah mengatakan...

Nurul Hidayah/ 11410213/ PAI- 5B

1.Berdasarkan pengalaman saya selama mengikuti kuliah ini, saya mengenal e-learning ketika semester 3. itupun saya mengikuti kuliah mahasiswa semester 5(kalo tidak salah, saya lupa), yakni mata kuliah manajemen pendidikan. sangat disayangkan sekali jika e-learning ini tidak dikembangkan, karena dg adanya media ini sangat membantu mahasiswa dalam proses perkuliahan. namun, masih banyak dosen yg belum menggunakan media ini.
2. kendala yang sering saya alami, adalah keterbatasan koneksi wifi yang ada di fakultas.
3. solusi: sebaiknya dari pihak fakultas memperbaiki jaringan wifi supaya lancar dan tidak "lemot"
selain itu, hendaknya seluruh dosen diarahkan untuk mengembangkan media ini dalam proses perkuliahan yang diampu.

Gietha mengatakan...

Nur Pragita sari/ 11410017/ PAI
1. ketika awal kuliah semester V kemarin saya mendengar dari dosen SKI untuk mengirim tugas ke e-learning,akan tetapi waktu itu masih menunggu username dan password seperti itu, kemuadian di mata kuliah PMPAI dijelaskan kembali dengan media pembelajaran e-learning.. kemudian saya membuka laman e-learning.. sampai saat ini saya belum menemukan pengembangan madia e-learning di FITK, hanya ada daftar mata kuliah sedangkan materinya belum ada.. apadahal sebenarnya media e-learning sudah bagus untuk diterapkan, terutama untuk mengetahui materi dan tugas2 dari dosen...
2.untuk kendala yang dialami ketika mengakses e-learning yakni koneksi wifi UIN yang terkadang sangat lamban/ lola (loading lama), untuk menggunakan modempun tidak ada.. selain itu, belum dipergunakannya media e-lerning secara maksimal dari para dosen juga menjadi kendala tersendiri dalam penggunaan e-learning...
3. solusi yang dapat saya tawarkan antara lain:
- kuota wifi yang diperbanyak
- koneksi yang perlu ditingkatkan
- adanya sosialisasi baik kepada dosen maupun mahasiswa untuk lebih memanfaatkan media e-learning..

terima kasih

Faiqa Izzihni mengatakan...

Deny Ainita/11410188/faiqatuzzihni119@gmail.com
1.selama mengikuti perkuliahan di UIN Sunan Kalijaga, sudah beberapa dosen yang menggunakan media blog atau yang paling sederhana media email untuk mengirim soft file makalah, hal ini tentu lebih praktis dan ekonomis dibanding ketika harus memburningnya ke dalam CD/DVD. Beberapa mata kuliah yang memanfaatkan media blog tersebut seperti mata kuliah FPI dan Pengembangan Media ini.
2.kendala seputar pemanfaatan e-learning untuk kegiatan pembelajaran, salah satunya pernah saya jumpai---meski tidak saya alami, ketika saya menemani salah satu teman saya yang berasal dari fakulkas lain menggunakana media elearning untuk ujian, meski sinyal penuh ternyata koneksi tetap sangat lambat bahkan limited dikarenakan penggunaan yang secara serempak dan hampir bersama-sama. hal itu tentu sangat tidak efektif baik dari segi waktu maupun hasil
3.saran yang mungkin dapat saya berikan mungkin lebih ke peningkatan mutu dan layanan berkaitan dengan kecepatan koneksi internet, jika memang model pembelajaran elearning tersebut hendak dilaksanakan.

arena mengatakan...

Arina Dewi Susilaningsih/11410195

1.Berdasarkan pengalaman saya mengikuti kuliah memang ada beberapa dosen yang menggunakan e-learning tapi masih menunggu pasword, dan di matakuliah PMPAI juga diterangkan tentang e-learning. dan di SIA juga ada e-learning tapi setelah diklik masih kosong.sebenarnya kalau di manfaatkan dengan baik akan membantu mahasiswa.
2. menurut saya kendala nya kuota internet yang terbatas dan wifi yang lola.
3. solusinya
-Jaringan wifi perlu ditingkatkan
-perluadanya sosialisasi

Anonim mengatakan...

INAYATUL HIDAYAH/ 11410108
pembelajaran yang menggunakan media e-learning sebenarnya sudah diterapkan dalam perkuliahan di fakultas tarbiyah, khususnya jurusan PAI, namun yang saya ketahui belum semua dosen menggunakannya, dan belum ada e leraning yang bisa melakukan pembelajaran antara dosen dan mahasiswa di tempat yang berbeda. namun, masih ada saja dosen yang sama sekali belum menggunakan media e-learning.

A 'dhika mengatakan...

Adhika/PAI/11410041
1. sejak saya mengikuti perkuliahan mulai dari semester satu sampai saat ini, saya belum memperoleh perkuliahan dengan E-Learning di FITK, mengetahui E-Learning ini saja saya peroleh pada perkuliahan Pengembangan Media PAI, alhamdulillaah itupun disertai tugas, sehingga setidaknya saya pernah mencoba media E-Learning ini.
2. kendala-kendala E-Learning :
-koneksi wifi kadang putus-putus.
-keterbatasan kuota akses.
3. solusi atas kendala-kendala tersebut :
-peningkatan pada sistem koneksi wifi.
-penambahan kuota akses.
#Terimakasih

Lala Thifah mengatakan...

1. Berdasarkan pengalaman saya kuliah di UIN JOGJA ini, jujur saya kurang begitu paham dengan penggunaan E-Learning karena di jurusan PAI saya belum merasakannya. Hanya pernah mendengar cerita dari jurusan lain seperti PBA.Jadi saya tidak tahu bentuk-bentuk e-learning yang dikembangkan di FITK.
2. Kendala nya menurut saya yaitu kurang sosialisasi dan aplikasinya dalam kegiatan perkuliahan.
3. Solusi yang saya tawarkan yaitu agar sosialisasinya merata ke seluruh mahasiswa FITK, dan dimanfaatkan/diterapkan dalam kegiatan perkuliahan.