Selasa, 12 November 2013

Media Papan Flanel untuk Pembelajaran PAI


    Media Papan Flannel (Flannel Board)

Papan flannel adalah papan yang berlapis kain flannel, sehingga gambar yang akan disajikan dapat dipasang, dilipat dan dilepas dengan mudah dan dapat dipakai berkali-kali. Papan flannel termasuk salah satu media pembelajaran dua dimensi, yang dibuat dari kain flannel yang ditempelkan pada sebuah triplek atau papan atau gabus. Kemudian membuat guntingan-guntingan flannel atau kertas rempelas yang di letakkan di bagian belakang gambar (Koyo K, dkk., 1985: 60).
Media papan flanel adalah media grafis yang efektif sekali untuk menyajikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula. Papan flanel ini dapat menggunakan kain atau kertas plano secara berlapis. Gambar-gambar atau tulisan yang akan disajikan dapat dipasang dan dicopot dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali. Selain gambar, di kelas-kelas rendah sekolah dasar atau taman kanak-kanak, papan flanel ini dipakai pula untuk menempelkan huruf dan angka-angka. Karena penyajiannya seketika, kecuali menarik perhatian siswa, penggunaan papan flanel dapat membuat sajian lebih efisien (Arief S. Sadiman, dkk., 2005: 48).
Contoh gambar papan flanel untuk pembelajaran al-Qur’an
Sumber: Dokumen pribadi





Papan flannel tersedia dalam berbagai variasi warna, murah, dan mudah didapat. Bahan laken (flet) dengan bulu-bulu halus juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti flannel walaupun biasanya harganya lebih mahal dibandingkan dengan flannel. Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan membedakan warna, pengembangan perbendaharaan kata-kata, dramatisasi, mengembangkan konsep memberi pesan tentang pokok-pokok cerita, membuat diagram, grafik dan sejenisnya.
Agar guru dapat memanfaatkan media papan flannel dengan efektif, perlu memahami tujuan, kelebihan dan kelemahan, teknik pembuatan serta penggunaannya. Menurut Koyo K, dkk. (1985: 60-62) tujuan, kelebihan dan kelemahan, teknik pembuatan serta penggunaan papan flannel adalah sebagai berikut: 
Tujuan pembuatan Papan Flannel, yaitu:
                                          a)         Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan membedakan warna, pengembangan perbendaharaan kata-kata, dramatisasi, mengembangkan konsep memberi pesan tentang pokok-pokok cerita, membuat diagram, grafik dan sejenisnya.
                                         b)         Membantu pengajar untuk menerangkan bahan pelajaran.
                                          c)         Mempermudah pemahaman pembelajar tentang bahan pelajaran.
                                         d)         Agar bahan pelajaran lebih menarik.
Kelebihan menggunakan papan flannel adalah: a) gambar-gambar dengan mudah ditempelkan, b) efisiensi waktu dan tenaga, c) menarik perhatian peserta didik, d) memudahkan guru menjelaskan materi pelajaran. Sedangkan kelemahan menggunakan papan flannel yaitu antara lain: a) memerlukan waktu lama untuk mempersiapkan materi, b) memerlukan biaya yang mahal untuk mempersiapkannya, c) sukar menampilkan pada jarak yang jauh, dan d) flannel/laken mempunyai daya rekat yang kurang kuat.
Untuk pembuatan papan flannel sendiri, bahan-bahannya meliputi:  Kain flannel/kertas rempelas/laken, Papan atau triplek atau juga gabus, lem, gunting, paku, dan gambar atau materi yang akan diajarkan. Sementara itu, cara pembuatan papan flanel yaitu:
                                     a)          Siapkan papan atau triplek atau gabus.
                                    b)          Tempelkan kain flannel/kertas rempelas/laken pada papan.
                                     c)          Kumpulkan gambar yang sesuai dengan bahan yang akan diajarkan.
                                    d)          Gambar yang akan digunakan bagian belakangnya ditempelkan kain flannel/kertas rempelas/laken kemudian gambar tersebut ditempelkan pada papan sehingga gambar tetap melekat pada papan flannel.
Langkah-langkah dan cara penggunaan papan flanel dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai berikut:
a)      Gambar yang telah diberiksan kain flanel disiapkan terlebih dahulu.
b)      Siapkan papan flanel dan gantungan papan flanel tersebut di depan kelas atau pada bagian yang mudah dilihat oleh pembelajar.
c)      Ketika guru akan menerangkan bahan pelajaran dengan menggunakan gambar, maka gambar dapat ditempelkan pada papan flanel yang telah dilapisi kain flannel.
Sedangkan langkah-langkah persiapan yang harus diperhatikan dalam penggunaan papan flanel yaitu sebagai berikut:
                                          a)     Persiapan diri tentukan pokok pembelajaran yang disesuaikan dengan penggunaan flanelgraft.
                                         b)     Siapkan peralatan : siapkan gambar-gambar juga perekat yang terdapat pada bagian belakang.
                                          c)     Siapkan tempat penyajian : papan harus ada di tengah-tengah peserta didik dan dapat dilihat dari semua arah.
                                         d)     Siapkan peserta didik karena ukuran flanelgraft tidak terlalu besar maka cocok untuk digunakan pada kelompok kecil.
Daftar Pustaka:
Arief S. Sadiman, dkk., 2006, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya,  Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Koyo K, dkk., 1985, ”Media Pendidikan” dalam Zainuddin HRL, dkk., Pusat Sumber Belajar, Jakarta:  Dirjen Dikti Depdikbud.

2 komentar:

SUMBER BELAJAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM mengatakan...

Contoh yang ditampilkan pada tulisan di atas cukup menarik. Mahasiswa terlihat cukup kreatif dan ke depan ada harapan berkembang menjadi guru-guru PAI yang kreatif

SUMBER BELAJAR PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM mengatakan...

pembelajaran yang tidak membosankan