Selasa, 24 September 2013

Makalah Mahasiswa 2


MEDIA BAGAN DAN GRAFIK
                       

                          Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas :
               Mata Kuliah                : Pengembangan Media PAI
                   Dosen Pengampu        : Dr.Sukiman, M.Pd


Disusun oleh   :
1. Nur Fajri Kurniati               (11411003)
2. Umu Arifah Rahmawati     (11411017)
3. Rahmat Dahri                      (11411028)
Kelas   : PAI 5A

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2013

PENDAHULUAN

Media grafis termasuk media visual yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan (reserver), dimana pesan dituangkan melalui lambang atau simbol komunikasi visual. Menurut Arief S. Sadiman (1986) simbol-simbol tersebut harus dipahami benar, artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien. Selain fungsi umum tersebut, secara khusus grafis berfungsi pulauntuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Dan media grafis ini mempunyai jenis yang bermacam-macam, diantaranya yaitu media bagan dan media grafik. Dan disini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan media bagan dan media grafik antara lain :
1.      Pengertian Media Bagan
2.      Macam-macam Media Bagan
3.      Pengertian Media Grafik
4.      Macam-macam Media Grafik
5.      Contoh Penerapan Dalam Pembelajaran PAI








PEMBAHASAN

1.      Pengertian Media Bagan
Bagan atau chart adalah media visual yang berfungsi pokok menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi. Pesan yang akan disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau hubungan-hubungan penting (Nana Sudjana dan Ahmad Rifai, 1997:27). Fungsi yang utama dari bagan adalah menunjukkan hubungan, perbandingan, jumlah relatif, perkembangan, proses, klasifikasi dan organisasi.  Didalam bagan seringkali kita jumpai jenis media grafis yang lain, seperti gambar, diagram, kartun atau lambang-lambang verbal. Sebagai media yang baik, bagan haruslah :
a.       Dapat dimengerti anak
b.      Sederhana dan lugas, tidak rumit atau berbelit-belit
c.       Diganti pada waktu-waktu tertentu agar selain tetap termasa (up to date) juga tak kehilangan daya tarik (Arief S. Sadiman, dkk., 2006:35)

2.      Macam-macam Media Bagan
            Ada beberapa macam jenis bagan, diantaranya adalah bagan pohon, bagan alir, bagan arus dan bagan tabel. Jenis bagan yang umumnya sering dipergunakan dalam pengajaran adalahbagan silsilah atau bagan pohon, bagan arus, dan bagan waktu atau bagan tabel.
a.       Bagan Pohon
Bagan pohon dikembangkan dari dasar yang terdiri atas beberapa akar menuju batang tunggal. Kemudian cabang-cabang pohon tersebut menggambarkan perkembangan serta hubungan.
Contohnya dalam pembelajaran PAI bagan pohon bisa digunakan dalam pembelajaran SKI dalam menjelaskan silsilah raja-raja pada zaman dahulu. [1]



b.      Bagan Arus
Bagan arus menggambarkan arus suatu proses atau dapat pula menelusuri tanggung jawab  atau hubungan kerja antar berbagai bagian atau seksi suatu organisasi. Tanda panah sering kali untuk menggambarkan arah arus tersebut. Contohnya dalam pembelajaran PAI bagan arus dapat digunakan dalam materi sholat, yaitu gerakan sholat dari takbir sampai tahyat akhir. 



c.       Stream chart
Kebalikan dari bagan pohon. Jika pada bagan pohon dari satu hal kemudian memecah menjadi berbagai hal/bagian, maka dalam stream chart berbagai hal tersebut pada ujung akhirnya menyimpul atau menuju kesatu hal yang sama.
Contohnya dalam pembelajaran PAI adalah guru menjelaskan tentang sebab-sebab kejatuhan pemerintah Bani Abbasiyah. Dijelaskan sebab-sebab secara detail lalu menyimpulkan atau menuju kesatu hal yang sama. [2]


d.      Bagan garis waktu
Bagan garis waktu bermanfaat untuk menggambaran hubungan antara peristiwa dan waktu. Pesan-pesan tersebut disajikan dalam bagan secara kronologis. Kalau misalnya kita akan menunjukakan kapan sesuatu peristiwa sejarah mulai dan berakhir peristiwa-peristiwa apa yang terjadi lebih dahulu dan peristiwa apa pula yang terjadi kemudian, kita dapat memperjelas dengan menggunakan bagan garis waktu. Contoh:

541 M                                      580 M                               580 M
                       
Muhammad                  Muhammad                            Muhammad
                        Lahir                            Menikah                         Menerima wahyu

3.      Media Grafik
Grafik adalah alat penyajian data statistik yang tretuang dalam bentuk lukisan, baik lukisan garis, gambar maupun lambing (Anas Sudijono, 2003: 57). Grafik adalah media visual dalam bentuk gambar sederhana untuk menyajiakn data kuantitatif (data berangka) yang menggunakan titik-titik, garis atau gambar ( Nana Sudjana dan Ahmad Rivai, 1997:39). Fungsi grafik adalah untuk menggambarkan data kuantitatifsecara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. Berbeda dengan bagan, grafik disusun berdasarka prinsip-prinsip matematik dan menggunakan data-sata komparatif.
Menurut Arief S. Sadiman, dkk.(2006:40) di antara manfaat/kelebihan grafik sebagai media pendidikan adalah:
1)      Grafik bermanfaat sekali untuk mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya.
2)      Grafik dengan cepat memungkinkan kita mengadakan analisis, interpretasi dan perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah, pertumbuhan dan arah.
3)      Penyajian data grafik : jelas, cepat, menarik, ringkas, dan logis.
4)      Semakin ruwet data yang akan disajikan semakin baik grafik menampilkannya dalam bentuk statistik yang cepat dan sederhana.
Sebagai media pendidikan, grafik dapat dikatakan baik kalau memenuhi ketentuan sebagai berikut (Arief S. Sadiman, dkk., 2006:40) :
a.       Jelas untuk dilihat oleh seluruh kelas
b.      Hanya menyajikan satu ide setiap grafik
c.       Ada jarak/ruang kosong antara kolom-kolom bagiannya
d.      Warna yang digunakan kontras dan harmonis
e.       Berjudul dan ringkas
f.       Sederhana (simplicity)
g.      Mudah dibaca (legibility)
h.      Praktis, mudah diatur (manageability)
i.        Menggambarkan kenyataan (realisme)
j.        Menarik (attractiveness)
k.      Jelas dan tidak memerlukan informasi tambahan (appropiateness)
l.        Teliti (accuracy)

4.      Macam-macam Media Grafik
Ada beberapa macam grafik yang dapat kita gunakan diantaranya adalah grafik garis (line graphs), grafik batang (bar graphs), grafik lingkaran (circle atau pie graphs) dan grafik gambar (pictorial graphs) (Arief S. Sadiman, dkk., 2006)
a.         Grafik Garis
Adalah grafik dimana dua proses yang dinyatakan dalam garis vertikal dan garis horizontal yang saling bertemu, kemudian dicantumkan angka-angka yang akan menyampaikan informasi tertentu daripesan yang akan disajikan. Penggambarannya bisa menggunakan garis lurus, garis patah, dimulai dari kiri ke kanan, naik, turun atupun mendatar. Sebagai contoh : menyajikan data perkembangan nilai mata pelajaran PAI setiap ulangan.


b.    Grafik Batang
Grafik ini bermanfaat untuk membandingkan suatu objek atau peristiwa yang sama dalam waktu yang berbeda, atau menggambarkan berbagai hal/objek yang berbeda tentang sesuatu yang sama. Contohnya yaitu menjelaskan tentang frekuensi pembayaran zakat di MTs Lempuyangan setiap tahunnya.


c.         Grafik Lingkaran
Yaitu untuk menggambarkan bagian-bagian dari suatu keseluruhan serta perbandingan bagian-bagian tersebut. Contohnya yaitu pembagian warizan dalam suatu keluarga.

d.        Grafik Gambar
Yaitu menggunakan simbol gambar yang menggambarkan suatu data kuantitatif. Selain jelas dan singkat, grafik gambar juga mudah untuk dibaca. Contohnya yaitu menunjukkan jumlah siswa baru yang beragama Islam setiap tahunnya.

5.      Contoh Penerapan Dalam Pembelajaran PAI
Pada hakikatnya proses belajar mengajar adalah proses komunikasi. Dalam komunikasi sering terjadi penyimpangan-penyimpangan sehingga komunikasi tersebut tidak efektif dan efisien, anatara lain disebabkan oleh adanya kecenderungan verbalisme, ketidak siapan siswa, kurangnya minat dan kegairahan, dan sebagainya. Salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian adalah dengan penggunaan media secara terintegrasi dalam proses belajar mengajar, apalagi sistem pendidikan yang baru menuntut faktor dan kondisi yang baru pula, baik yang berkenaan dengan fisik maupun non fisik, karena itu hendaklah guru dapat menggunakan peralatan yang lebih ekonomis, efisien dan relevan dalam menunjang kegiatan proses belajar mengajar di kelas.
Seorang guru PAI juga harus mampu dalam menguasai dan mengoperasikan media-media yang digunakan dalam mempermudah proses pembelajaran di kelas tempat ia mengajar. Oleh karena itu penggunaan media adalah hal yang perlu untuk dilakukan dalam strategi pembelajaran dikelas. Dalam pembelajaran PAI, contohnya yaitu materi-materi seperti ibadah haji juga dapat dibantu dengan menggunakan media grafik atau bagan yang menunjukan pertumbuhan ibadah haji di Indonesia, sehingga siswa dapat menambah wawasan yang terkait dengan pertumbuhan ibadah haji dan memotivasi untuk turut serta dalam melakasanakan ibadah haji suatu hari nanti
Dengan menunjukan grafik pertumbuhan ibadah haji kepada siswa, diharapkan siswa dapat termotivasi untuk turut serta dalam melaksanakan rukun Islam, karna melihat pertumbuhan jamaah yang meningkat setiap tahunnya. Selain grafik, seorang guru juga bisa menggunakan bagan pertumbuhan haji atau materi yang lain yang terkait dengan materi yang harus diberikan oleh guru kepada siswa.
Dalam materi tentang perceraian misalnya, guru harus bisa menyampaikan materi yang sederhana tapi mudah di ingat, misalnya tentang faktor faktor penyebab perceraian dan kasus percerain yang terjadi di indonesia, dan hal itu bisa ditunjukan dengan menggunakan media grafik atau bagan.












KESIMPULAN

Penggunan media grafik dan bagan juga dapat digunakan dalam proses pembelajaran PAI. Dengan materi-materi tertentu hal itu dapat disampaikan dengan cara yang berbeda dan menarik, sehingga guru menjadi lebih kreatif dan pembelajaran dikelas tidak berkesan monoton. Dengan penyampaian yang sederhana dari bagan dan juga grafik, memberikan kemudahan untuk siswa  dengan tidak harus membaca atau menghafal materi secara keseluruhan yang disampaikan oleh guru, tetapi cukup dengan memahami dari bagan atau grafik yang berkaitan dengan materi. Terlebih jika dalam penyajian bagan atau grafik dikemas dalam penyampaian yang menarik bagi siswa, sehingga proses  penyampaian materi menjadi lebih mudah dan efektif karena grafik dan bagan dapat menyampaikan fakta pokok dan gagasan, dengan pengungkapan kata dan gambar, kata-kata dan angka yang digunakan sebagai judul penjelas untuk grafik dan bagan. Oleh karena itu, penyampaian materi dengan metode seperti bagan atau grafik harus lebih sering dilakukan oleh guru, supaya guru menjadi lebih kreatif dalam memberikan pengajaran dikelas, terutama terkait materi tentang perkembangan suatu permasalahan yang dapat dilihat perkembanganya dengan bagan atau grafik.







Daftar Pustaka

1.      Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.
2.      Sudjana nana, Rivai Ahmad. 2007.  Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
3.      Prof. Dr. H. Asnawir, Dr. Usman Basyiruddin, M.Pd. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers.


[1] Sudjana nana, Rivai Ahmad. 2007.  Media pengajaran. Bandung: Sinar Bau Algensindo.hlm. 29
[2] Dr.Sukiman, M.Pd. 2012. Pengembangan media pembelajaran. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.hlm. 94

1 komentar:

Rain Hany mengatakan...

Isi makalah sudah bagus, saya hanya meminta penjelasan mengenai fungsi utama bagan. Dimakalah tertulis fungsi yang utama dari bagan adalah menunjukkan hubungan, perbandingan, jumlah relatif, perkembangan, proses, klasifikasi dan organisasi. Mohon diberi penjelasn contoh yang seperti apa menunjukan hubungan, perbandingan, dst?